Jum. Mei 24th, 2019

Ian Rizkian Sang Kapolres Peduli Anak dan Dekat dengan Masyarakat

Lhoksukon, Aceh Utara | Kapolres yang satu ini dikenal sangat rendah hati dan dekat dengan masyarakat meskipun baru 10 bulan menjabat sebagai Kapolres Aceh Utara, dia-lah AKBP  Ian Rizkian Milyardin, SIK., Akpol Angkatan 1998 ini kali kedua menjadi Kapolres. Sebelum memegang tongkat Komando di Polres Aceh Utara, pria kelahiran Malang, 5 Januari 1977 ini pernah menjadi Kapolres Aceh Singkil.

Rizkian (sapaan akrab Ian Rizkian) tak hanya dikenal dekat dengan masyarakat, Ian juga dikenal sayang Anak, sehingga setiap ada kasus yang melibatkan anak-anak selalu melakukan respon cepat, baik melakukan penangkapan segera jika pelaku dewasa, dan langkah diversi atau lainnya dengan tanggap dan cepat.

Menurut suami dari Sylvia Sativa Ian Rizkian (Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Utara ini) bahwa anak adalah titipan Allah SWT. “Anak itu adalah titipan dari Allah SWT yang harus kita rawat, kita didik sehingga kelak bisa berguna bagi Agama dan menjadi penerus Bangsa. Oleh karenanya mereka harus kita lindungi, terutama anak-anak yatim. Kita harus peduli dengan anak yatim,” kata Rizkian.

Siapapun yang memperhatikan anak-anak yatim akan bersamaku di Jannah, lanjut Ian. “Sesuai hadist Rasulullah Nabi Muhammad SAW siapa yang mencintai anak yatim berarti mencintai-Ku dan bersama dalam Surga”, imbuhnya.

Langkah Respon Cepat sang Kapolres Aceh Utara terhadap kasus anak dan kepeduliannya terhadap anak yatim akan mendapat apresiasi dari Komisi Nasional Perlindungan Anak, rencananya Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait yang akan menyerahkan penghargaan tersebut di Mapolres Aceh Utara.

Dengan penuh kerendahan hati, Ian mengungkapkan  bahwa itu adalah anugerah, “Yang namanya penghargaan itu sesuatu yang Wah untuk Saya. Dan saya tidak terpikir akan memperoleh penghargaan tersebut,” ucapnya.

Kapolres yang satu ini tidak hanya dekat dengan anggotanya melainkan selalu menggandeng masyarakat dalam membuat program di Polres.

Menurutnya, menggandeng masyarakat sangatlah penting, karena akan meringankan tugas kita. Bila kita bisa dekat dengan Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda. “Saat terjadi sesuatu di lingkungan  maka masyarakat akan tidak segan-segan lagi memberitahukan ke Polres. Baik itu kejadian tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas lainnya,” papar AKBP Ian Rizkian Milyardin kepada awak media.

Pada 10 Februari 2019 Kapolres Aceh Utara akan mencetak rekor bersejarah Evaluasi Kinerja Polres Aceh Utara Bersama Masyarakat Terbanyak yang akan diikuti 6.000 masyarakat dari berbagai elemen masyarakat sebagai bahan perbaikan kinerja untuk menjadikan Polres Aceh Utara yang terbuka dan memberikan pelayanan prima. | red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *